Rekomendasi Tempat Menginap di Sekitar Pantai Palabuhan Ratu

Ingin puas main pasir pantai dan menikmati ombak di Plara?atau puas menikmati pemandangan matahari terbenam di pantai, atau ingin tidur dengan alunan deru ombak sepanjang malam?tentu anda harus menginap di hotel yang langsung menghadap ke lautnya ya agar semua itu dapat dilakukan.

Seri ke-3 dari posting saya di area Palabuhan Ratu ini, akan saya sharing kepada anda semua  rekomendasi tempat menginap di sekitar area Citepus Pantai Palabuhan Ratu.

Seperti di series sebelumnya, area Palabuhan Ratu yang di maksud saya batasi di sekitar area pantai Citepus ya yang merupakan area yang paling banyak dikunjungi wisatawan lokal.

Keuntungan menginap di sekitar pantai Citepus karena selain di sini adalah tempat wisata yang paling ramai, di sini juga yang paling dekat ke pusat kota Palabuhan Ratu, memudahkan anda kalau ada kebutuhan yang ingin di beli, misalnya bosen makan seafood karena mayoritas rumah makan di sekitar sini banyaknya rumah makan yang jual seafood anda tinggal selangkah ke KFC/CFC/tukang bakso/mie ayam dan makanan lain selain seafood yang ada di pusat kota, dan juga di sekitar Citepus minimarket alfa/indo gitu masih banyak.

Kalau rekomendasi saya ada 3 tempat penginapan yang cukup oke untuk anda inapi bila anda berwisata ke sini dengan tujuan ingin puas menikmati wisata pantainya. Yang 2 mempunyai akses langsung ke pantai, dan 1 lagi anda harus menyebrang jalan dulu untuk menuju pantainya.

Sengaja saya pilihkan hanya 3 tempat penginapan untuk rekomendasi di posting ini karena ngapain juga jauh-jauh ke Plara kalau tempat menginapnya jauh dari pantai, dan anda hanya diam saja di kamar, betul gak?

Catatan untuk diketahui:

Disekitaran Plara mulai dari Citepus sampai ujung Cibangban hotel dengan model modern minimalis seperti kelas Fave, Amaris apalagi Santika itu enggak ada ya (kecuali Samudera Beach Hotel). Jadi hotel-hotel di sini adalah hotel-hotel lokalan saja. 

So, inilah rekomendasi dari saya.

1. Wisma Pantai Citepus

Rekomendasi pertama adalah Wisma Pantai Citepus. Yah dari namanya sudah jelas ya, kelasnya masih wisma, tapi ada embel-embel pantainya. Memang betul sih penginapan ini betul-betul terletak di pinggir pantai banget. Berdoa saja tidak tejadi Tsunami saat anda menginap di sini karena kamar anda pas di pinggir pantai banget buka pintu kamar saja laut sudah di depan mata anda.

Tapi keuntungannya anda dan keluarga akan puas main di pantainya seharian, capek main di pantai tinggal bilas dan masuk kamar deh. Dan juga dapat menikmati sunset dan sunrise serta menikmati deru ombak seharian dari dalam kamar, wuih keren kan tidur ditemani alunan deru ombak semalaman. Dari jendela saja laut sudah kelihatan dan saat anda buka pintu kamar pantai sudah dihadapan anda.

Wisma ini selain bisa booking langsung juga terdaftar di traveloka, dengan kelas room 1 kamar dan Villa 3 kamar. Silahkan di pilih.

Disini betul-betul mengandalkan lokasinya saja, untuk fasilitas kamar standar sih ya tetap ada AC yang dinginnya oke, dan kamar mandi dengan air panas non stop seharian. Minusnya ruangannya kecil dan bangunannya terbuat dari kayu jadi tidak kedap suara, juga springbednya tidak empuk nampaknya hanya springbed kelas lokal saja bukan tipe springbed kelas Setra apalagi Kingkoil.

Begini penampakan roomnya Wisma Pantai Citepus:

Full alunan deru ombak seharian

Room 1 kamar

Villa 3 kamar

Pengalaman saat saya booking di sini waktu Check IN fleksible, saya datang jam 11.30 karena roomnya sudah ready sudah bisa Check IN.

Aaah, pagi-siang-malam menikmati deru ombak dan pemandangan laut yang biru cukup dari dalam kamar. 

Puass juga main pasir di pantai pagi-siang-sore sampe puas deh anak-anak main di pantainya.

Main di pantai bolak-balik tenang karena ada fasilitas bilasnya juga di siapin gantungan baju di depan kamar.

Menikmati pergantian sore ke malampun  puas. Walau matahari senjanya tidak tenggelam ke dasar laut tapi ke balik bukit yang ada di samping laut Palabuhan Ratu.

Detik-detik sunset di Plara

Oh ya untuk urusan makan di sini gampang, selain tempatnya menyediakan resto dan room service, banyak tukang jualan yang lewat mulai pagi-siang-malam, kalau pagi ada yang nawarin nasi uduk dan gorengan, siang-siang lewat tukang rujak, es campur, cilok, kalau sore ada lewat tukang bakso. Jangan khawatir soal harga masih masuk akal deh, waktu makan bakso yang lewat kemarin normal kok harganya Rp 10.000/mangkok, tuh beli rujak beubeuk juga biasa Rp 5000/porsi.

Sore-sore tunggu tukang bakso lewat

Menu room service

Kalau anda ambil room+breakfast, menunya hanya nasi goreng+juice saja, yah namanya juga kelas wisma, eh tapi yang kelasnya hotel juga di Plara rata-rata menu breakfastnya ya begini nasi goreng+teh manis/juice, kecuali Samudera Beach Hotel saja yang breakfastnya model buffet all you can eat.

Asik, Sarapan sambil memandang laut lepas

2. Hotel Augusta

Augusta hotel chain hotel juga walaupun cakupannya setau saya masih di wilayah Jawa Barat saja, dulu pernah ke daerah Lembang Bandung Augusta hotel juga ada di sana.

Lokasi hotelnya masih di Citepus tapi agak jauh, sekitar 5 KM dari pusat kota dan sekitar 2 KM dari Wisma Pantai Citepus.

Saya belum pernah menginap di sini, sebab waktu survey hotel ini tidak berada langsung di pinggir pantai, anda harus menyebrang jalan dulu dari hotel ke arah pantainya, yang saya pikir tidak praktis kalau kita ingin puas menikmati pantai seharian. Dan juga dari saya lihat area pantai di sebrang jalan hotel Augusta ini agak kurang bagus, jadi kurang bisa eksplore pantainya dengan maksimal.

Lokasi Augusta Hotel Plara

Selain hotel Karang Sari, Hotel Augusta Palabuhan Ratu ini dari segi penampilan eksterior bangunan adalah yang terbagus di antara hotel-hotel lokal lain di sini, di tambah adanya fasilitas taman bermain anak yang luas dan pool yang besar dan juga ada pool khusus anak-anak juga.

Kalau untuk room silahkan anda lihat-lihat di travel agent booking online ya, ini anak saya yang menginap di sini dengan sepupu-sepupunya, hehehe saya malah belum pernah nginap di sini. Yang pasti pantai depan hotel ini juga tidak sebagus dan serapih yang di Citepus ya.

Pantai depan jalan Augusta Hotel

Oh ya kalau anda booking via Online Travel Agent Online kamar kelas Family Roomnya biasanya tidak ada, kalau mau booking Family Room dengan tempat tidur 2 queen bed anda bisa booking ke sini aja: https://www.augusta-ind.com/pelabuhanratu.html

3. Grand Inna Samudera Beach Hotel

Ada yang bilang belum menginap di Plara kalau belum menginap di hotel ini Grand Inna Samudera Beah Hotel (GISBH). Yang oke di sini semua room ini punya balkon dan menghadap laut, tidak ada yang menghadap ke jalan. Jadi jangan khawatir bila anda booking kelas kamar apapun pasti ada balkonnya dan menghadap laut, desainnya memang begitu.

Hotel ini hotel tua tapi masih satu chain dengan Hotel Indonesia. Tapi jangan bayangin semua fasilitas serba lux seperti HI ya. Entah kenapa kok hotel dengan lokasi paling cantik di Plara ini minim perbaikan ya. Ini karena enggak ada saingan aja kali ya di sekitar Plara jadi orang masih mau datang ke sini.

Saya ke sini saat sedang Dinas Luar ada kerjaan di sekitar Plara dan mengambil kelas yang standar saja. Sudah baca sih review-review di Traveloka mengenai kamar standarnya bagaimana, dan hehehe setelah di buktikan sendiri ternyata memang tidak layak GISBH menjual kamar standarnya di harga Rp 600 ribuan (with breakfast) untuk sekelas hotel bintang 4 ini. 

Kamar standarnya hanya punya view yang bagus saja, saya saja sampai males fotonya saking bututnya tuh kamar. Jadi memang betul mendingan tambah Rp 100-150 ribu lagi untuk booking yang kelas deluxe kalau anda tidak ingin kecewa, bayar Rp 600rb dapet kamar kelas melati, hahahaha.

Tapi bagaimanapun juga lokasi dan fasilitas GISBH ini memang yang paling bagus se area Palabuhan Ratu ini.

Dari jauh cantik

Dari dekat sudah agak kusam eksteriornya

Area lobby:

The room:

Kunci kamar Rp 600rban

Standard Room GISBH

Tapi bututnya kamar standar ini terbayar dengan view yang cakep dan menenangkan…laut lepas.

View malam

View pagi

So, kalau anda tidak mempermasalahkan bututnya kamar standar di sini dan tetap booking kamar standar tenang saja solusinya ya jalan-jalan saja di sekitar hotel, pantai ada di halaman belakang kok, lengkap ada tamannya juga. Tinggal pilih mau berenang di pantai atau berenang di kolam renang pinggir pantai, main bola, main pasir atau foto-foto semua oke, deket laut tuh entah kenapa bisa bikin hati aja plong ya.

Akses ke pantai buka 24 jam

Hotel facility

Oh ya, kalau anda doyan ngemil better persiapan bawa bekel ya ke sini, depan hotel tidak ada apa-apa, yang jualan juga lokasinya agak jauh dari hotel, lokasi hotel ini di ujung Citepus sudah masuk ke Cikakak dari pusat kota Plara sekitar 6 KM. Kalau mau makan di hotel juga ada sih cuma harganya standar harga hotel bintang 4, saya saja malam-malam lapar makan nasi goreng Rp 50 ribu udah gitu porsinya dikit jadi terpaksa nambah deh, baru kali ini nih makan nasgor habis Rp 100rb, hehehe.

Suasana malam di tepi pantai GISBH memang bagus sih jadi obat mata yang sumpek, suasananya agak-agak gimana gitu ya, kaya ada di Malibu gitu, hehehe sotoy kaya udah pernah ke Malibu aja.

 Nasgor Rp 50rb

 Dinner dan breakfast bisa di sini

Untuk breakfast tidak sempat saya coba, ternyata jam 06.00 saya sudah harus berangkat, baru bisa foto restonya saja.

Kalau mau anda juga bisa main di pinggir pantai malam-malam, lagi pasang loh seru ombaknya gede.

Nampaknya itu semua yang bisa saya sharing untuk anda semua, rekomendasi di sini adalah rekomendasi penginapan selera saya ya, bisa jadi berbeda dengan anda.

Saya pilihkan 3 hotel ini karena aksesnya mudah menuju ke pantai, Sebetulnya ada 2 hotel lagi yang oke di Plara kalau lihat-lihat di traveloka yaitu hotel Bayu Amarta dan Hotel Karang Sari tapi nampaknya hotelnya hanya punya pemandangan laut saja akses ke pantainya harus jalan lagi, dan saya juga belum pernah coba jadi tidak bisa saya review. Kecuali  nanti yang punya hotelnya mengundang saya untuk review hotelnya baru saya sharing untuk anda, hehehe ngarep.

Bayu Amrta Hotel (Gambar dari traveloka)

Karang Sari Hotel (Gambar dari traveloka)

Mudah-mudahan dapat menjadi referensi anda dalam mengambil keputusan.

Salam,

Beny Satyahadi

Tinggalkan komentar