Hotel Review : Hotel Aria Gajayana Malang

Yup, kali ini mimin mau ngereview hotel yang biasa disebut hotel yang tergolong high class di Malang selain Santika Premiere, yaitu adalah Hotel Aria Gajayana Malang. Mau tau seperti apa? Ini dia reviewnya….

Karena kita mau extend di Malang, dan juga kepingin nyari hotel yang dideket mall, ya solusinya cuma Hotel Aria Gajayana. Untung aja masih ada kamar dan juga harganya nggak terlalu mencekik leher untuk ukuran lebaran (1.2jt klu g salah. Mimin ambil yang Super Deluxe karena kebetulan harganya selisih 50rb sama yang biasa dan juga mau nyoba yg itu soalnya sudah pernah nginep disini yang Deluxe)

Begitu datang karena kamar belum siap, kita disuruh nungguin di cafe 🙁 Yaudah deh gpp….. seperti beginilah cafenya

Begitu dikabari kamar sudah siap, mimin langsung naik ke kamar. Dan beginilah kamar mimin….

Tempat naruh koper dan juga lemarinya

Kamar mandinya

Dan lain-lain

Thermostat dan channel TV. Sayang gak ada Channel [V] dan MTV disini 🙁

Sayang, ternyata hotel ini udah mengalami banyak downgrade, mau tau apa? Ini dia

1. Thermostat AC SUDAH RUSAK 🙁 (Padahal mimin pernah nginep disini tahun 2012 thermostatnya masih jos gandos). Untungnya langsung telpon ke operator dan tidak lama kemudian, thermostatnya diganti baru oleh pihak engineering (Dan ternyata kabel sensor suhunya putus 🙁 ) (Karena thermostat rusak, efeknya AC kamar langsung seketika jadi super duingin). Tolong diperhatikan lagi maintenancenya

2. Pintunya, kok jadi kaca ya? Apa mimin yang lupa apa udah disunat ya? (Gak mencerminkan hotel bintang 4 banget)

3. Blind di kamar mandi disunat diganti disticker vinyl murahan. Helloooo…. ini hotel bintang 4 lho

4. Wallpapernya terkesan norak (pakai emas2 gitu warnanya)

5. Amenities kurang rameeeee (Dulu sabun samponya dipisah, sekarang jadi sabun sampo corrrrrrr…. Ya okelah sebenarnya gak masalah tapi kalau abis BAB bakalan nyulitin soalnya gak ada sabun batangan disitu)

Untuk luas kamar ya… luaslah, untuk bed empuk dan luasnya standar hotel lah (tidak sempit dan tidak lebar). Cuma maintenance di AC aja yang diperhatikan biar gak menurun hotel ini….. Cuma mimin tetep aja masih lebih suka bednya hotel Regent’s Park sama The 101 OJ yang the best dan lebar ituuu…….

Oh iya, bedanya Deluxe vs Super Deluxe itu apa ya? Sebetulnya buat kamar tidak ada, cuma buat Super deluxe dapat free minibar (Dan isinya jus, coca cola, teh, dan pocari sweat)

Dan istirahattt…….

Dan setelah itu mimin coba keluar dan lihat kolam renangnya. Ternyata meskipun hotel ini diatasnya Mall, namun dari manajemen sendiri berhasil membuat sedemikian rupa sehingga terkesan seperti di Lt. Ground (Atau bisa disebut juga ini dengan Rooftopnya Mall lah)

Pemandangan diluar, mantaplah. Kebetulan mimin dapat kamar di lantai 9

Keesokan harinya, tau sendirilah apa yang bakalan dilakukan mimin. Yaitu adalah SARAPAN TIMEEEEEEEEEEE………. Mimin gak expect tinggi-tinggi lah takutnya di sisi makanannya kena downgrade juga

Dan ini dia menu yang ditawarkan saat pagi itu

Buah-buahan dan salad

Dessert section

Ada snack

Dessert section lagi

Salah satu menu tradisional yang ditawarkan

Drink section

Tradisional lagi

Ada nasi kuning

Egg & Noodle station

Dan ini yang mimin ambil

Nasi goreng, ikan goreng tepung, pangsit goreng isi ayam, tahu pedas, cah sayuran, omelete, dan aneka sosis. Well, untungnya, untuk rasa INI BISA DIBILANG MAKNYUSSSSSSSSSSSSSSSS

Oh iya, perlu diingat, untuk hotel ini untuk menu masakan bisa dibilang dominan menu Indonesia dan Tradisional (ada menu Asianya tapi gak dominan). Jadi jangan harap ada spaghetti carbonara, hash brown, dll disini (Mungkin karena The 101 dulunya chain International (Best Western) jadinya masih bawa2 ciri khasnya lah). Tapi untuk urusan rasa ini maknyuss kok. Untuk pilihan makanan juga mantap dan banyak

Ronde kedua, Mie Kuah Jawa (ambil di noodles station) dan juga kopi susu

Rasa? Ya mienya bisa dibilang enak, cuma bedanya ini mie rebusnya gak pake kecap, gitu aja. Tapi masih terbilang enak kok

Ronde ketiga, Salad dan bubur ayam

Yaa…. buburnya okelah, salad oke

Oke, kita sudah masuk di akhir postingan dan langsung saja ke kesimpulan

Untuk kamar, lumayan lah…… Ya standar hotel bintang 4 termasuk interiornya cuma wallpapernya yang agak norak jadinya ya… begitulah (tidak dibiarin flat white atau putih bertekstur gitu). Cuma untuk maintenance harus diperhatikan lagi. Untungnya orang engineeringnya ramah banget dan dengan sigap langsung ngeganti thermostat kamar mimin dengan yang baru sehingga, ACnya tidak bikin kedinginan lagi 🙂

Pelayanan standarlah, gak cepat gak lambat

Kasur ya standarlah, gak luas gak sempit. Kamar mandi SEMPITTTTT, tapi untuk kamar terbilang lebar

Untuk makanan, barulah disini senjata utamanya. Maknyusssssss dan juga macem2. Tentunya untuk masakannya kebanyakkan cita rasa Indonesia (atau Asia) termasuk juga Tradisional. Kekurangannya cuma refillnya aja yang agak lambat

Kalau dibilang tambah 50rb buat free minibar worth it apa gak? Mimin jawab lumayan lah (Mungkin daripada bikin ambigu mending antara Deluxe sama Super Deluxe dijadiin satu aja jadi Deluxe dengan fasilitas free minibar disemua tipe kamar)

Kalau terbilang high class… yaaa mimin ngerasain masih lumayan lah, lokasi didekat mall, bintang 4 ya inget2 kayak Four Points Surabaya. Tapi kalau serba downgrade gitu bisa2 tergilas kompetiornya lah

Langsung aja ke penilaian

AC : 4/5 (AC oke, sayang maintenance kurang)

Tempat Tidur dan kamar : 4/5 (Luas oke, tempat tidur standar)

Interior : 3.5/5 (Sayang wallpapernya norak)

Makanan : 4.5/5 (MAKNYUSSSSSSSSSSSSSSS)

Pelayanan : 4.5/5 (Pelayanan oke dan cepat tanggap)

Fasilitas : 4.5/5 (Okelah, semua ada tapi mending dipoles dikitttttttttttt)

Total nilai : 4.16/5 (Very Good)

Sudah itu dulu aja ya…..

Tinggalkan komentar